Wednesday, April 15, 2015

Terpukau Baby Toilet di IKEA




Jujur saja, saya paling tidak sabar untuk menulis ketika pergi ke suatu tempat dimana fasilitas untuk ibu dan anaknya sangat layak. Langsung deh saya jepret sana jepret sini dan mengumpulkan detil untuk bahan tulisan. Setelah menulis tentang nursing rooms beberapa minggu lalu, kini saya akan share pengalaman saya (sebagai ibu menyusui) berkunjung ke IKEA Alam Sutera.


Dari rumah, saya sudah membayangkan anak saya bermain di playland yang tersedia di sana. Sayang sekali, ternyata Smaland hanya untuk anak dengan tinggi badan 100cm-130cm. Saya sempat nego, bagaimana kalau anak saya didampingi ayahnya? Jawab petugas di bagian informasi, tetap tidak bisa. Hiks..baiklah..
Kami pun naik ke atas dan mulai menjelajahi setiap sudut ruangan-ruangan kecil yang memanjakan mata. Aksa terlihat senang berlari kesana kemari dan mengambil beberapa barang yang menarik untuknya. Di sejumlah titik pun terdapat puzzle dan sempoa dalam monumen mini berbentuk segitiga seperti gambar di bawah ini. Sempat anak saya tidak mau beranjak saking asyiknya, haha..


Setengah jam kemudian, ia mulai minta menyusu. Saya mencoba menawarkan air putih, tetapi setelah tiga kali minum, ia pun benar-benar ingin ASI. Akhirnya saya pun terpaksa menyusui di sofa display yang posisinya sedikit menyudut. Sempat “dikunjungi” orang lain sih, hehe.. tetapi insya Alloh posisi menyusui aman karena tertutup pashmina yang cukup lebar.

Kejadian curi-curi menyusu ini terjadi sekitar tiga kali karena saya tidak menemukan papan petunjuk nursing room, dan setelah saya tahu dimana letaknya, ternyata di ujung rute yang harus ditempuh alias cukup jauh. Tahunya pun secara kebetulan ketika saya ke toilet. Nursing room IKEA benar-benar well-designed, benar-benar bikin betah. Selain wastafel dan changing table, ada satu sofa untuk menyusui serta meja dan kursi anak. Saya juga baca di lift bahwa kita bisa mendapatkan diapers for free di bagian informasi. Sayangnya hanya ada satu kamar di setiap lantai, sehingga ada adegan ketuk mengetuk dengan pengunjung lain.
 
Ada satu hal yang sempat membuat saya takjub. Tiba-tiba saja Aksa minta pup. Aduh.. Memang sih ia memakai diaper, tapi kalau pup selalu saya bisaakan langsung di toilet. Sampai di toilet, saya langsung masuk ke bilik yang paling dekat dengan pintu masuk, dan taraaa…ada kloset seukuran anak! Ini pertama kalinya saya melihat kloset mini. Awalnya anak saya sempat bingung, tetapi akhirnya proses tersebut berjalan lancar. Fiuh..

Selain spot bermain, nursing room dan baby toilet, ada beberapa fasilitas lagi yang disediakan oleh IKEA seperti microwave untuk menghangatkan makanan bayi dan susu di restoran, yang tidak saya coba. Begitu juga dengan menu khusus anak. Hampir saja saya lupa, pegangan tangga di IKEA dibuat dua level, sehingga anak saya bisa turun tangga sendiri dengan berpegangan pada ril yang sesuai dengan tinggi badannya. Really cool!

Sebagai ibu, saya menilai fasilitas yang disediakan IKEA tergolong lengkap. Andai saja ruang menyusui ada di tengah-tengah rute, sehingga saya tidak perlu menyusui di ruang display *ngarep*. Bagi para ibu yang belum pernah dan berencana ke sana, jangan lupa siapkan minum dan kudapan untuk anak ya, mengingat rute yang panjang. Selain itu, saya pun berbagi tugas dengan suami untuk menjaga anak karena setidaknya kami bisa leluasa melihat-lihat barang tanpa ada yang menarik-narik baju sambil minta gendong. Oya, talking about gendong, saya agak menyesal tidak bawa stroller kemarin. Memang sih anak saya sudah bisa berjalan, tetapi masih suka rewel kalau capek jalan.

Kalau ada yang mau ditambahkan, leave a comment  ya :)


Categories:

8 comments:

  1. Waw.. Kece banget ya Mbak.. :)
    Tp ya hrs keren, apa yang ada di nursing room dijual di Ikea kan? *strategi dagang kali ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. yak, bener bgt mbak Nita..smua di nursing room ada price tag nya :)

      Delete
  2. Wahhh. Keren juga ya Mbak. Memang harusnya lbh banyak fasilitas spt ini di tempat belanja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, seneng rasanya kalau kita sebagai konsumen bener2 diperhatikan kebutuhannya :)

      Delete
  3. bagus dan bersih. wacana muluk nih mau kesana sama keluarga. mudah2an bisa kesana. nice post mbak. he

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasi mbak..ayo kesana, dijamin ga nyesel, hehe

      Delete
  4. Kalau menurut saya sih memang biasanya nursing room itu bagusnya jauh dari keramaian, jadi nggak terganggu orang, begitu :D
    IKEA bagus banget ya, coba kalau di Bandung deh saya mau kesana :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya juga sih Mbak, memang kalo di tmpt ramai bayinya ga konsen nyusu (kecuali udah haus bgt hehe)..

      Delete