Thursday, December 14, 2017

Natsuko Shioya, Alternatif Perpustakaan Anak di Jogja


Saya menemukan tempat ini secara tidak sengaja saat survey sekolah untuk Aksa. Perpustakaan ini  diberi nama Natsuko Shioya, walaupun nama sekolah yang menaunginya adalah MySchool. Pemiliknya bukan orang Jepang seperti namanya. Namun, orang yang dulu menginginkan perpustakaan ini untuk dibuat adalah Natsuko Shioya, seseorang berkebangsaan Jepang, yang kemudian meninggal dunia. Akhirnya, perpustakaan ini dibuat oleh kekasihnya yang berkebangsaan Australia pada tahun 2001. Berarti, kemana saja saya ya selama 16 tahun ini? Hehe..

Setua usianya, buku koleksi perpustakaan ini banyak yang sudah tua tapi…..lengkap! Khususnya koleksi buku anak asingnya. Untuk perpustakaan sekolah yang dibuka untuk umum, menurut saya koleksi bukunya menarik (mendadak teringat perpustakaan SD saya dulu, yang menarik hanya Majalah Bobonya). Buku dewasanya pun bagus-bagus, ada yang fiksi maupun nonfiksi, lokal maupun impor. Bahkan, buku referensi mengajar dan perkembangan anak pun ada. Sangat menggoda untuk guru dan orangtua yang ingin mendalami ilmu parenting macam saya.

Buku untuk usia playgroup dalam berbagai ukuran. Bawah: bacaan untuk guru


Terakhir ke sana, saya masih hamil tua. Berarti sudah hampir setahun yang lalu. Kartu keanggotaan saya sekarang ternyata sudah expired. Tahun lalu saya harus membayar Rp 45.000 agar bisa membawa pulang buku empat buah selama seminggu. Tahun ini, biayanya naik menjadi RP 50.000. Kalau terlambat mengembalikan, dendanya Rp 700 per buku. Masih tetap terjangkau menurut saya.
Jika ingin membaca di tempat, pengunjung tidak dipungut biaya. Tetapi, jangan waktu jam sekolah ya karena digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Datanglah jam 12-15 pada hari kerja, atau Sabtu tetapi sebelum jam 1 siang. Suasanya lumayan nyaman bagi anak untuk membaca karena ada karpet dan bean bag. Meskipun tanpa AC, ruangannya tetap semilir karena sirkulasi udara yang baik dari atap yang tinggi, jendela dan pintu yang lebar, serta hawa persawahan di sekitarnya.

Untuk buku anak asing, banyak yang terkenal seperti seri Dr.Seuss dan anjing kecil Spot, serta boardbook untuk balita. Untuk usia SD, tersedia buku hardcover yang cukup banyak. Kalau ingin meminjam untuk anak kita, ada panduannya kok di bagian cover, apakah itu untuk usia TK, SD kelas 1,2,3 atau 4,5,6. Tahu tidak, koleksi Lupusnya lengkap! Siapa tau kita mau nostalgia. Kita yang generasi 90an maksudnya..



Saya tidak tahu apakah liburan sekolah nanti perpustakaannya ikut libur atau tidak. Tetapi sepengetahuan saya sih walau libur, front office seharusnya tetap buka. Siapa tahu ada yang mau cari info pendaftaran. Kebetulan perpustakaannya menjadi satu bangunan dengan front office dan daycare MySchool.

Kalau memang buka, try to give a visit. Semoga anak-anak (termasuk orangtuanya) suka ya!

Si Kakak asyik baca

Ayo, dijaga ya bukunya...





0 komentar:

Post a Comment